LAMPUNG UTARA, SudutBerita News | Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2023 se-Kabupaten (Kab) Lampung Utara (Lampura) selesai dilaksanakan pada Kamis kemarin, 13 Juli 2023.
Secara umum, pelaksanaan Pilkades Serentak 2023 di Lampura berlangsung kondusif.
Diketahui, sebanyak 91 desa dari 22 kecamatan yang ada di Bumi Ragem Tunas Lampung ini melaksanakan Pilkades Serentak.
Baca juga :
AKP. M. Muthalib Purna Tugas, Sat Binmas Polres Kubar Dipimpin IPTU Sunarto
Pemerintah Desa Melungun Ratu Laksanakan Proyek Padat Karya Tunai Desa
Salah satunya Kecamatan Kotabumi Utara.
Dari delapan desa yang ada di Kecamatan Kotabumi Utara, hanya Desa Madukoro yang melaksanakan suksesi Pilkades.
Di Desa Madukoro terdapat empat calon kepala desa yang mengikuti kontestasi, yaitu Hairul Tamam dengan nomor urut 1, Ahmad Muhadi dengan nomor urut 2, Dede Nurhayat dengan nomor urut 3, dan Johan Andriyanto, S.Hut., sebagai calon incumbent, dengan nomor urut 4.
Baca juga :
Dianggap Melanggar AD/ART dan Asal Menerbitkan SK Tanpa Kewenangan, Ketua PW IWO Kaltim Dipecat
Kapolda Lampung Melaksanakan Kunjungan Kerja di Polres Lampung Utara
Dari hasil pencoblosan yang berlangsung Kamis kemarin 13 Juli 2023, Johan Andriyanto, S.Hut., berhasil mempertahankan jabatannya sebagai Kades Madukoro dengan total raihan suara sah 1.298.
Pasca usai pemilihan, Johan Andriyanto, S.Hut., menyampaikan rasa syukurnya atas amanah masyarakat setempat yang kembali mempercayakan kursi orang nomor satu di Desa Madukoro.
“Di satu sisi saya merasa kemenangan ini merupakan kemenangan bagi masyarakat Madukoro secara menyeluruh,” tuturnya, saat diwawancarai di kediamannya, Jumat, 14 Juli 2023.
Baca juga :
Hadapi Pemilu 2024, media digital miliki peran strategis pengaruhi opini publik
Ia menyampaikan amanah masyarakat yang kembali diembannya itu membutuhkan sinergisitas seluruh pihak demi kemajuan dan kelanjutan pembangunan secara berkesinambungan di Desa Madukoro.
“Saya berharap, semua pihak kembali bersatu dan bersama-sama untuk membangun Desa Madukoro ke arah yang lebih baik. Tanpa mereka semua (masyarakat.red) saya tidak memiliki arti apa-apa. Saya hanyalah manusia biasa,” imbaunya.
Terkait program, visi dan misinya di masa mendatang, dirinya menyampaikan prinsip pembangunan yang akan dijalankan senantiasa bersumber, dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. (*/Doni)













